Submitted by meilia on
Pangkalpinang – Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang selama ini konsisten dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK).
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Talk Show dan Seminar Penguatan Kompetensi Guru TK dan PAUD se-Bangka Belitung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun IGTKI ke-76, yang berlangsung di Ruang Pertemuan Pasir Padi Lantai 2 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (15/6/2026).
Menurut Noni, peran guru sangat strategis karena tidak hanya mengajar dan memberikan pengetahuan, tetapi juga membina, mengasuh, serta menjadi teladan bagi anak-anak. Di tangan para guru, potensi, karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak mulai dibentuk sejak usia dini.
“Anak usia dini merupakan awal pembentukan sumber daya manusia. Masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana anak-anak kita dididik sejak sekarang. Karena itu, guru TK dan PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, mengajar anak usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah. Di tengah perkembangan era digital dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat, para pendidik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan budaya bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Noni juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada IGTKI yang ke-76.
“Semoga IGTKI semakin jaya, solid, dan terus berkontribusi dalam mencetak generasi emas yang cerdas, sehat, serta berakhlak mulia,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, menyampaikan pula apresiasi kepada IGTKI Bangka Belitung yang telah menyelenggarakan kegiatan talk show dan seminar sebagai upaya memperkuat kompetensi guru TK dan PAUD di daerah.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun secara berkelanjutan mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.
“Dalam menangani berbagai persoalan pendidikan, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, serta unsur terkait lainnya selalu duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari solusi demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mutu guru dan tenaga kependidikan,” jelasnya.
Saipul menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik. Pada jenjang inilah nilai-nilai dasar ditanamkan untuk menjadi bekal saat mereka melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap penguatan pendidikan bagi peserta didik TK dan PAUD terus dilakukan. Dengan fondasi karakter yang kuat sejak dini, proses pendidikan pada jenjang berikutnya akan menjadi lebih mudah dan optimal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa diera global saat ini, tantangan yang dihadapi dunia pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan intelektual peserta didik, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter dan kepribadian.
“Lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah pembinaan, pelatihan, dan pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus menjadi perhatian utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Bunda PAUD Kabupaten Bangka, Perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Bidang PAUD Kota Pangkalpinang, Kepala Bidang PAUD Kabupaten Bangka, Kepala Bidang PAUD Kabupaten Bangka Tengah, Ketua IGTKI Provinsi, dan Ketua IGTKI Kabupaten/Kota, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Narasumber hipnoterapi, serta guru PAUD dan TK se-Bangka.
